Kita tak akan bisa menyenangkan semua orang.
Kalau bisa memilih, niscaya tidak ada seorang pun yang ingin berada pada situasi layaknya buah simalakama ini. Memilih yang satu salah, memilih satunya lagi juga salah. Semua jadi serba salah.
Memang, hidup itu tidak selamanya indah. Tidak selamanya mudah. Ada juga titik di mana kita dihadapkan pada posisi yang serba salah.
Entah itu dalam pekerjaan, keluarga maupun pertemanan. Ada saja masanya.
Kita bukanlah malaikat yang selalu membawa kebaikan dan kebahagiaan. Bukan juga iblis yang tidak punya nurani kehidupan. Kita hanya manusia biasa yang bisa saja benar, bisa saja salah.
Tidak ada yang paling berhak menilai kecuali diri kita sendiri. Karena kita yang paling tau alasan dibalik setiap keputusan yang kita pilih.
Teguhkan hatimu. Tidak perlu mencari pembenaran kesana kemari. Lakukan apa yang paling benar menurut suara hati kecilmu.
Biarkan suara - suara sumbang tidak puas itu tertiup angin.
Sampai suatu saat nanti mereka mengerti.
Gambar oleh Dynamic Wang di Unsplash
Capek klo ngikutin kata orang.
BalasHapusLove yourself ktnya mah :D kyk di buku2 motipasi
Yup, benar sekali :)
Hapus